Sebelum melangkah lebih jauh ada baiknya berkenalan dengan dasar-sasar vector dan Adobe illustrator, apa itu vector? berikut penjelasannya:
- vector: adalah sekumpulan titik dan garis yang saling terhubung yang merupakan perpaduan dari warna2 sehingga membentuk sebuah objek.
intinya: gambar vector merupakan kumpulan curva-curva warna yang disusun sedemikian rupa, sehingga menghasilkan sebuah bentuk objek.
Software yang biasa digunakan (berbasic vector) untuk membuat vector image:
- Adobe Illustrator
- Corel Draw
- Macromedia Flash
- 3D max
- Free Hand, dsb.
Karena saya biasa menggunakan Adobe illustrator CS-2, maka disini akan dijelaskan sedikit pengetahuan saya tentang adobe illustrator CS-2.
Pengenalan Adobe Illustrator CS-2
Sebelum memulai proses kerja pada Adobe Illustrator CS-2, akan lebih baik jika terlebih dahulu mengenal siapa dan bagaimana Adobe Illustrator  itu. Area kerja Adobe Illustrator CS-2 pada dasarnya terdiri atas beberapa komponen antara lain:
Sebelum memulai proses kerja pada Adobe Illustrator CS-2, akan lebih baik jika terlebih dahulu mengenal siapa dan bagaimana Adobe Illustrator  itu. Area kerja Adobe Illustrator CS-2 pada dasarnya terdiri atas beberapa komponen antara lain:
- Menu berisi kontrol untuk berbagai fungsi seperti membuat, membuka, menyimpan file, dan sebagainya sesuai dengan menu yang ditampilkan.
- Stage adalah area persegi empat yang merupakan tempat untuk membuat obyek.
- Toolbox berisi menu untuk membuat atau menggambar bentuk, memberi pewarnaan, dsb.
- Palete Color berisi warna-warna yang dipakai dalam pewarnaan objek di dalam Adobe Illustrator CS-2.
- Objek Properties berisi tentang informasi objek antara lain koordinat objek, rotation, fill, stroke, width, height, dsb.
- Layer Properties berisi layer-layer dimana objek berada (sama seperti di Potoshop).
- Pathfinder berfungsi untuk triming objek, menggabungkan 2 objek menjadi 1 bangun, dll.
Mengenal fungsi-fungsi tools dalam illustrator:
- Selection tool : untuk seleksi objek, memindah, memperbesar ukuran, dsb.
- Direct Selection tool : untuk editing bentuk bidang yang sudah jadi.
- Magic wand tool : seleksi warna seperti pada potoshop
- Lasso tool : seleksi objek seperti pada potoshop
- Pen tool : membuat bentuk objek (curva) sesuai dengan keinginan kita.
- Type tool : mengetikkan huruf
- Line segment tool : menggambar garis
- Rectangle tool : menggambar bidang persegi, jika ingin memunculkan bentuk bidang yg lain maka press rectangle tool agak lama, maka akan muncul pilihan bentuk bidang yg lain seperti oval, polygon, dsb.
- Paint brush  tool : menggambar garis secara bebas seperti pada Microsoft paint.
- Pencil tool : hampir sama dengan paint brush tool.
PENGERTIAN ADOBE ILLUSTRATOR
Dalam teori yang saya dapatkan Adobe Illustrator sendiri adalah Grafik vektor adalah gambar grafik komputer yang disusun berdasarkan bentuk-bentuk geometri sederhana dengan persamaan-persamaan matematis. Bentuk-bentuk geometri dasar yang dimaksud meliputi titik, garis, kurva, dan poligon. Persamaan-persamaan matematis mencakup posisi dan jarak, skala dan rotasi, warna dan transparansi, dan sejenisnya. But, vektor juga punya kelebihan dan kekurangannya. Kelebihannya terletak pada size gambarnya. Jadi kalaupun gambar itu diperbesar, maka gambarnya tidak akan pecah. Sedangkan kekurangannya adalah pada warnanya. Kita tidak bisa bermain dengan segala macam efek foto seperti pada gambar bitmap di Photoshop. Lah, trus, Adobe Illustrator itu apa dong.? Rumit juga sih jelasinnya, ehehehe.
saya akan menjelaskan lebih mudahnya untuk di pahami oleh orang awam. Orang awam sudah sangat akrab dengan yang namanya gambar foto dari kamera. Seperti VGA, MEGA PIXEL,dll. Nah, foto jenis Pixel apabila dilihat pada foto dengan ukuran kecil bila diperbesar akan menjadi pecah, yang dimaksud pecah inilah pixelnya. Maka dari itu, semakin kamera mempunyai pixel yang besar, maka semakin tajam dan jelaslah gambar yang dihasilkan. Sedangkan gambar vector adalah gambar yang tidak terdiri dari pixel. Vector terdiri dari gabungan bentuk, titik, garis, shape (lingkaran, kotak, segita, dan sebagainya) yang digabungkan sehingga membentuk gambar. Biasanya gambar pixel memiliki sangat lebih banyak harmoni warna dibandingkan gambar vector. tapi ya Illustrator itu software yang digunakan untuk menggambar vektor…hhehe.. kok bolak-balik gini ya.? Tapi, intinya Ilustrator gak hanya digunakan untuk vektor aja sih. Illustrator bisa digunakan untuk menggambar kartun, effect, dan dikhususkan untuk membuat sebuah ilustrasi atau gambar yang berupa gambar vector, termasuk pembuatan logo, karakter animasi, dan semacamnya.
saya akan menjelaskan lebih mudahnya untuk di pahami oleh orang awam. Orang awam sudah sangat akrab dengan yang namanya gambar foto dari kamera. Seperti VGA, MEGA PIXEL,dll. Nah, foto jenis Pixel apabila dilihat pada foto dengan ukuran kecil bila diperbesar akan menjadi pecah, yang dimaksud pecah inilah pixelnya. Maka dari itu, semakin kamera mempunyai pixel yang besar, maka semakin tajam dan jelaslah gambar yang dihasilkan. Sedangkan gambar vector adalah gambar yang tidak terdiri dari pixel. Vector terdiri dari gabungan bentuk, titik, garis, shape (lingkaran, kotak, segita, dan sebagainya) yang digabungkan sehingga membentuk gambar. Biasanya gambar pixel memiliki sangat lebih banyak harmoni warna dibandingkan gambar vector. tapi ya Illustrator itu software yang digunakan untuk menggambar vektor…hhehe.. kok bolak-balik gini ya.? Tapi, intinya Ilustrator gak hanya digunakan untuk vektor aja sih. Illustrator bisa digunakan untuk menggambar kartun, effect, dan dikhususkan untuk membuat sebuah ilustrasi atau gambar yang berupa gambar vector, termasuk pembuatan logo, karakter animasi, dan semacamnya.
PENGERTIAN CMYK dan RGB
CMYK (Cyan Magenta Yellow Key) adalah model warna yang biasanya digunakan di percetakan (Printer, Sablon, dll). Tinta process cyan, process magenta, process yellow, process black dicampurkan dengan komposisi tertentu dan tepat serta akurat sehingga menghasilkan warna cetak yang tepat seperti yang diinginkan pada background putih dengan media kertas maupun lainnya. Bahkan bila suatu saat diperlukan, warna ini dengan mudah bisa dibentuk kembali. Sedangkan RGB (Red Green Blue) adalah model warna yang biasanya digunakan sebagai layar layar suatu device. Semisal Monitor, LCD, Super Amoled, Kamera Digital, Camcorder, Proyektor, LED, Layar Handphone. Metode RGB ini menggunakan tinta warna Merah, Hijau dan Biru yang dicampurkan sehingga membentuk suatu output layar pengindraan yang adiktif dengan latar belakang bewarna hitam layaknya tampilan monitor. Para Desainer tentunya wajib mengetahui ilmu ini, karena apabila terjadi kesalahan mode warna, desain anda akan berantakan apabila dicetak. Karena, warna yang digunakan percetakan itu berbeda dengan warna tampilan di monitor. Inilah yang menyebabkan seringnya terjadi kekecewaan terhadap warna akhir yang dihasilkan. RGB biasanya lebih terang dan jelas, biasanya menghasilkan file dengan kapasitas yang lebih kecil. Warna RGB sangat cocok untukpresentasi visual dalam tampilan monitor seperti desain halaman web/situs. Ketika suatu karya desain dalam format RGB akan diprint dan melalui suatu proses cetak, maka warna RGB harus dikonversi dahulu kedalam model warna CMYK. Hal ini karena printer dan mesin percetakanhanya mengenal warna CMYK sebagai mode warna dari kalibrasi di mesin cetak.
Sebelum saya jelaskan kegunaan dari semua Toolbox, saya akan jelaskan secara singkat toolbox itu sendiri, Toolbox adalah perangkat yang membantu anda dalam pengerjaan di area kerja untuk membuat desain dan ilustrasi. Dan berikut ini adalah nama dan kegunaan Toolbox Adobe Ilustrator :
A.Selection Tool
- Selection Tool (V) = Menyeleksi objek / gambar keseluruhan
B.Direct Selection Tool
- Direct Selection Tool (A) = Menyeleksi point atau path objek
- Group Selection Tool = Menyeleksi objek yang telah di group
C.Magic Wand Tool
- Magic Wand Tool (Y) = Menyeleksi objek berdasarkan kesamaan warna dan bentuk
D.Lasso Tool
- Lasso Tool (Q) = Menyeleksi bagian-bagian path objek
E.Peen Tool
- Peen Tool (P) = Membentuk garis lurus dan garis lengkung untuk membuat objek
- Add Anchor Point Tool (+) = Menambah anchor point di path
- Delete Anchor Point Tool (-) = Menghapus anchor pioint di path
- Convert Anchore Point Tool (Shift + C) = Mengubah smooth points menjadi corner points atau kebalikannya
F.Type Tool
- Type Tool (T) = Membuat teks secara horizontal
- Area Type Tool = Membuat teks dalam path yang terbuka maupun path yang tertutup secara horizontal
- Type On a Path Tool = Membuat teks mengikuti garis path secara horizontal
- Vertikal Type Tool = Membuat teks secara vertical ( dari atas ke bawah)
- Vertikal Area Type Tool = Mengganti teks dalam path yang tertutup ke teks vertical
- Vertikal Type On Path Tool = Mengganti teks dalam path yang tertutup ke teks vertical
G.Line Segment Tool
- Line Segment Tool (\) = Menggambar garis lurus
- Arc Tool = menggambar garis lengkung / cembung
- Spiral Tool = Menggambar garis berbentuk spiral
- Rectangular Grid Tool = Menggambar Grid persegi
- Polar Grid Tool = Menggambar grid lingkaran
H.Rectangle Tool
- Rectangle Tool (M) = Menggambar bentuk segi empat
- Rounded Rectangle Tool = Menggambar segi empat dengan sudut lengkung
- Ellipse Tool ( L) = Menggambar lingkaran dan garis oval
- Polygon Tool = Menggambar segi dengan sisi yang banyak
- Star Tool = Menggambar bintang
- Flare Tool = Membuat efek seperti pancaran sinar lensa
I.Paint Brush Tool
- Paint Brush Tool (B) = Membuat kreasi garis secara manual
J.Pencil Tool
- Pencil Tool ( N) = Menggambar dan mengubah garis secara manual
- Smooth Tool = Memperhalus objek
- Path Eraser Tool = Menghapus objek
K.Eraser Tool
- Eraser Tool = Mengapus semua area objek
- Ecissor Tool = Memotong path di point yang di inginkan
- Knife Tool = Memotong objek dan path
L.Rotate Tool
- Rotate Tool (R) = Merotasi kan objek pada pusatnya
- Reflect Tool (O) = Mencerminkan objek
M.Scale Tool
- Scale Tool (S) = Menskalakan objek (mengecilkan/memperbesar)
- Shear Tool = Memiringkan objek pada satu titik tetap
- Reshape Tool = Memilih achor point dan memastikan keseluruhan alur tetap utuh
N.Warp Tool
- Warp Tool (Shift + R) = Menekuk objek dengan menggerakan cursor pada objek
- Twirl Tool = Menciptakan putaran distorsi pada suatu objek
- Pucker Tool = Menurunkan bentuk objek dengan menggerakan control point pada cursor
- Bloat Tool = Memompa objek dengan control point pada cursor digerakan menjauhi objek
- Scallop Tool = Menambahkan detail bengkokan kurva garis luar suatu objek
- Crystallize Tool = Menambahkan detail acak garis tepi suatu objek
- Wrinkle Tool = Memberikan detail mengerut pada garis tepi suatu objek
O.Free Transform Tool
- Free Transform Tool (E) = Memilih,menskala,memutar, dan me
P.Symbol Sprayer Tool
- Symbol Sprayer Tool (Shift + S) = Menempatkan Instance symbol seperti di semprotkan
- Symbol Shifter Tool = Memindahkan instance symbol
- Symbol Scruncher Tool = Memindahkan Instance symbol yang berdekatan atau yang berjauhan secara bersama-sama
- Symbol Sizer Tool = Merubah ukuran Instance Symbol
- Symbol Spinner Tool = Merotasekan instance symbol
- Symbol Stainer Tool = Mewarnai Instance symbol
- Symbol Screener Tool = Menstransparankan Instance symbol
- Symbol Styler Tool = Merubah gaya/style instance symbol sebagai contoh symbol tersebut diberi efek bayangan
Q.Column Graph Tool
- Column Graph Tool (J) = Membuat grafik dengan menggunakan kolom vertical
- Stacker Column Graph Tool = Membuat Grafik kolom vertical tetapi kolom satu dengan yang lainnya saing bertumpuk
- Bar Graph Tool = Membuat grafik dengan menggunakan kolom horizontal
- Stacked Bar Graph Tool = Membuat grafik kolom horizontal tetapi kolom satu dengan yang lainnya saling bertumpuk
- Line Graph Tool = Membuat grafik garis dengan menggunakan point
- Area Graph Tool = Membuat grafik warna dengan menggunakan point
- Scatter Graph Tool = Membuat grafik dengan menggunakan koordinat antara x dan y
- Pie Graph Tool = Membuat grafik lingkaran
- Radar Graph Tool = Membuat grafik berbentuk jaringan
R.Mesh Tool
- Mesh Tool (U) = Membuat dan mengubah efek mesh pada warna
S.Gradient Tool
- Gradien Tool (G) = Mewarnai objek dengan warna gradasi secara keseluruhan
T.Eyedropper Tool
- Eyedropper Tool (I) = Mengambil warna sampel dari objek
- Measure Tool = Mengukur jarak diantara dua point
U.Blend Tool
- Blend Tool
V.Live Paint Bucket Tool = Mengambil warna semperl dari objek
W.Live Paint Selection Tool = Menggambungkan warna objek dalam group live paint
X.Slice Tool = Membagi objek gambar menjadi gambar web yang terpisah
Y.Hand Tool = Menggeser bidang gambar
Z.zoom Tool = Memperbesar dan memperkecil gambar
Transparency berfungsi untuk membuat objek menjadi transparan, tab ini juga berfungsi untuk membuat objek dimasking (disembunyikan) secara gradual transparan.
Layers berfungsi memudahkan kita untuk mengatur objek secara individu ataupun secara grup. Layers bisa di ibaratkan plastik transparent dimana kita dapat menggambar tiap-tiap elemen gambar pada masing-masing lembaran plastik tersebut. Masing-masing objek dapat menempati satu layer. Sehingga satu objek dengan objek yang lainnya tidak menggangu.
Stroke Berfungsi untuk membuat path (jalur) yang di beri garis tegak atau outline.
Gradient berfungsi untuk mengedit arah gradasi pada objek. Pilih objek yang sudah di aplikasikan gradasinya lalu drag kursor gradasi melintasi objek tersebut. Cukup membuat kurva/path tertutup, memilih tipe gradasi, baik itu Linear atau Radial, menambah titik gradasi dan memainkan slider gradasi.
Pathfinder berfungsi untuk membuat objek yang sesuai bentuknya dengan objek yang berdekatan. Prinsipnya sama dengan cara kerja cetakan kue. Masukkan adonan kedalam wajah Loyang berbentuk bintang misalnya, maka setelah kue itu matang akan terbentuk kue berbentuk bintang. begitu juga dengan bentuk lainnya yag akan berbentuk seperti itu pula.
Character berfungsi untuk memasukkan objek yang ada ke dalam sebuah font.
Membuat Bentuk Dasar Pada Illustrator
Pada pertemuan kita kali ini, saya akan mencoba memulai menggambar bentuk dasar pada Adobe Illustrator dengan menggunakan tools dasar yang terdapat pada palet tools. Disini saya akan memberikan contoh yang sangat mudah sehingga bisa diikuti oleh teman-teman yang baru belajar menggunakan software Adobe Illustrator.
![]() |
| Hasil Akhir |
Langkah awal yang harus dilakukan adalah aktifkan Adobe Illustrator CS lalu pilih File/New. Maka akan muncul jendela new dokumen, klik disini untuk melihat pengaturan dokumen baru. Setelah lembar kerja baru sudah siap pilih Rectangle Tool (tool yang berbentuk kotak) pada toolbox, lalu buat persegi panjang rangka pensil seperti gambar dibawah ini.
![]() |
| Membuat rangka pensil |
Dalam keadaan terseleksi, beri warna stroke (garis) hitam (#000000) dan warna fill (isi) hitam (#000000) pada kotak pertama. Serta warna stroke (garis) hitam (#000000) dan warna fill (isi) biru tua (#1B1464) pada kotak kedua, sehingga menjadi seperti gambar dibawah ini.
![]() |
| Badan pensil |
Setelah itu kita buat kepala pensil dengan menggunakan Rounded Rectangle Tool yang terletak dikelompok Rectangle Tool, beri warna hitam untuk stroke dan fill. Lalu buat persegi panjang kecil untk leher/pembatas antara kepala dan badan pensil dengan menggunakan Rectangle Tool dan beri warna fillputih dah stroke hitam, tempatkan didepan objek yang lain (bring to front) dengan cara klik kanan pada objek yang diseleksi (persegi panjang putih) lalu pilih Arrange > Bring to Front (Shift+Ctrl+]).
![]() | |
| Menambahkan leher dan kepala pensil |
Langkah selanjutnya adalah kita tambahkan ujung pensil dengan menggunakan Polygon Tool. PilihPolygon Tool yang terletak di kelompok Rectangle Tool klik dan drag sambil menekan tanda panah ke bawah pada keyboard untuk menghasilkan bentuk segi tiga, tentukan ukuran segitiga sesuai dengan lebar badan pensil. Beri warna stroke hitam (#000000) dan warna fill coklat (#C69C6D). Kemudian copy segitiga tersebut dengan cara menekan Alt lalu klik dan drag (geser) objek segitiga tersebut, rubah ukuran segitiga menjadi lebih kecil, dan beri warna fill hitam, lalu tempatkan segitiga kecil diujung segitiga besar, letakkan didepan (bring to front).
![]() |
| Menambahkan Ujung Pensil |
Kemudian pilih semua objek dengan cara klik dan drag dari luar objek sampai mengenai seluruh objek, gabungkan objek menjadi satu dengan cara klik kanan lalu pilih group (Ctrl+G).Dalam keadaan objek masih terseleksi putar objek -30 derajat, klik kanan pilih Transform > Rotate isi -30 pada kolom angle lalu tekan OK.
Pensil sudah jadi. Sekarang kita tinggal menambahkan stationary dan goresan pensil. Untuk membuat goresan pensil kita gunakan Pencil Tool (N). Pilih pencil tool pada palet tool lalu klik dan drag, buat goresan sesuai yang anda inginkan, atur ketebalan stroke (garis) pada palet stroke (weight).
![]() |
| Goresan pensil |
Langkah selanjutnya adalah membuat staionary. Buat dua buah persegi besar dan kecil, ukuran disesuaikan. Beri warna fill yang anda inginkan. Tempatkan persegi kecil didepan persegi besar, lalu tambahkan variasi gambar di tepi persegi, dengan menggunakan elips tool, star rool, polygon tool, danspiral. Untuk membuat bintang yang memiliki sudut berbeda, kita gunakan star tool, klik dan drag tahan lalu tekan tanda panah pada keyboard. Panah atas untuk menambah sudut, panah bawah untuk mengurangi sudut. Setelah jadi, gabungkan objek stationary menjadi satu grup degan cara pilih semua objek, klik kanan lalu pilih group atau dengan menekan Ctrl+G pada keyboard.
![]() |
| Stationary |
Kemudan tempatkan stationary dibelakang pensil dengan cara seleksi, klik kanan, pilih Arrange > Send to Back atau dengan shortcut Ctrl+Shift+[.
![]() |
| Pensil dan Stationary |



14.23.00
™Jansen Pratama Setiawan Lumban Tobing™

















0 coment:
Posting Komentar